Zonagol.info – Ronald Koeman menegaskan Belanda masih harus meningkatkan permainannya meski menang 3-1 atas Tunisia pada pertandingan terakhir Grup F Piala Dunia 2026. Hasil tersebut dipastikan De Oranje lanjut ke babak 32 besar dengan gelar juara grup.
Belanda memberikan tujuh poin setelah mengungguli Jepang dan Swedia di klasemen akhir Grup F. Brian Brobbey dan Jan Paul van Hecke memberikan gol setelah gol bunuh diri Ellyes Skhiri memberikan keunggulan timnya.
Pertandingan yang di soroti banyak negara karena gol tercepat
De Oranje bahkan sudah unggul dua gol hanya dalam waktu enam menit 24 detik. Catatan ini menjadi awal pertandingan tercepat dengan keunggulan dua gol di Piala Dunia sejak Polandia melakukannya pada edisi 2002.
Akan tetapi, Tunisia sempat memperkecil ketertinggalan melalui Hazem Mastouri sebelum Van Hecke kembali memperbaiki selisih gol. Koeman menilai masih ada sejumlah kelemahan yang harus perbaiki sebelum menghadapi Maroko di babak gugur.

Pelatih Belanda yang tidak puas dengan hasil yang dimenangkan oleh teamnya
Koeman mengaku puas dengan awal pertandingan timnya yang berjalan dengan rencana. Namun, Koeman menilai Belanda kehilangan kontrol permainan pada beberapa laga sehingga memberi ruang bagi Tunisia untuk mengancam dengan keadaan yang tidak terkendali.
Menurut Koeman, performa sebelum turun minum dan setelah jeda belum memenuhi harapannya. Ia ingin para pemain tampil konsisten sepanjang pertandingan, terutama saat menguasai bola.
“Kami mengharapkan awal yang baik dan itu terjadi. Kami sudah unggul 2-0 dengan sangat cepat, lalu kami terus bermain dengan baik, tetapi ada beberapa momen saat transisi yang membuat mereka menjadi berbahaya,” ujar Koeman kepada NOS.
“Periode sebelum turun minum dan setelah babak kedua dimulai tidak berjalan baik. Anda tentu ingin memainkan satu pertandingan dengan baik secara keseluruhan, bukan dengan momen-momen ceroboh saat menguasai bola,” tegas Koeman.
Persiapan Belanda sekarang sudah menjadi ancaman untuk semua negara
Belanda kini bersiap menghadapi Maroko yang finis sebagai runner up Grup C. Koeman menilai kesalahan kecil apapun akan sangat berbahaya ketika menghadapi lawan yang kualitasnya lebih tinggi dan mempunyai banyak cara.
Koeman juga menyadari timnya kemungkinan harus bermain dalam cuaca panas di Monterrey. Meski begitu, Koeman menegaskan seluruh tim harus siap beradaptasi dengan kondisi tersebut.
“Karena jika menghadapi tim yang lebih kuat, kami sudah melihatnya saat melawan Jepang atau bahkan Swedia, kesalahan seperti itu bisa membuat Anda tersingkir,” kata Koeman.
“Kami belum merasakan cuaca panas di Kansas City, dua kali bermain di stadion tertutup di Houston, dan hari ini kami beruntung bermain dengan suhu yang nyaman. Jika nanti cuacanya panas, kami hanya harus menerimanya,” pungkas Koeman.
Sumber : IGSCORE







